Tampilkan postingan dengan label My Harvest. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label My Harvest. Tampilkan semua postingan

Jumat, Desember 09, 2011

Indah Pada Waktunya

Maafkan aku yang telah mencintai mu
Aku tidak bisa mencegah ataupun menolak perasaan ini
Aku tau aku tidak berhak memiliki perasaan seperti ini kepadamu...

Aku juga ingin berterima kasih kepadamu
Darimu aku belajar mencintai tanpa dicintai
Aku belajar arti
menyayangi
Darimu juga aku belajar dan percaya ungkapan "cinta tak harus memiliki".

Ya...melalui dirimu aku belajar arti dari sebuah kata "IKHLAS"

Karena ku percaya
Semua Akan Indah Pada Waktunya...

Kamis, Desember 08, 2011

Meskipun...

Aku punya cara sendiri untuk mengenalmu
Aku punya cara sendiri untuk mengagumimu
Aku punya cara sendiri untuk mencintaimu
Aku punya cara sendiri untuk menyayangimu
Meskipun dirimu telah mengenal, mengagumi, mencintai, dan menyayangi lelaki lain...

Aku Yang Tak Pantas Untukmu

***
Aku yang hanya bisa menatapmu
Aku yang hanya bisa menyimpan rasa ini sejak dulu
Aku yang takkan pernah bisa mengungkapkan
perasaan ku padamu
Aku yang takkan pernah bisa mengucapkan "I love you", atau pun ribuan ungkapan cinta lainnya padamu
Aku sadar memang aku takkan pantas untukmu,
dan kau pun takkan pantas untukku
Aku sadar memang diriku hanya lah kasta rendahan yang tak pantas memilikimu
Aku sadar memang kau tak sepantasnya menjadi milikku
Aku sadar memang seharusnya aku tak
mencintaimu
Namun terus ku pendam rasa ini
Namun terus ku tatap dirimu diam-diam
Tak ingin ada seorang pun yang kan tahu
perasaanku padamu
Tak ingin kau mengetahui perasaanku padamu
Jika kau tahu, mungkin kau akan membenciku selamanya
Jika kau tahu, mungkin kau takkan pernah bicara
denganku lagi
Jika kau tahu, mungkin kau akan semakin jauh
dariku
Ah tunggu, semuanya itu bukan "mungkin" tapi itu "pasti"
Bahkan aku tak tahu alasan mengapa aku bisa mencintaimu
Rasa ini datang sendirinya
Datang dengan begitu saja, namun tak kunjung
Entah sampai kapan rasa ini akan terus hinggap menjadi parasit di hatiku
Parasit yang membuatku selalu memikirkanmu
Takkan ku biarkan cinta ini membunuhku
Namun aku lah yang akan membunuh cinta ini
Walaupun begitu sulit tuk dilakukan
***

dikutip dari http://tsuzurumiya.multiply.com

Selasa, Desember 06, 2011

Doa Tulusku Untukmu

Entah apa yang ada di pikiranku saat ini. Rasanya ingin sekali menulis & mengungkapkan isi hatiku untuk "dia" yang aku sayang. Doa ini menguji keikhlasanku..

Ya Rabb...
Aku mencintai dan menyayanginya. Walaupun aku tahu "dia" sudah mencintai dan menyayangi orang lain. Walaupun aku tahu aku tak pantas untuknya. Tapi aku mencoba ikhlas mencintainya karena diriMu.

Yaa Allah...
Aku hanya bisa berdoa untuknya, bahagiakan dia dengan pilihan hatinya, tolong lindungi "dia" dimanapun "dia" berada, jaga dia agar senantiasa melakukan kebaikan dijalanMu, sayangi "dia" dan berikanlah semua yang terbaik untuknya.

Aamiin...

Sebait Kata buat 'KAMU'


foto diperagakan model
Dahulu…
senyummu hangatkan suasana…
tawamu menambah warna …
tiada hari tuk tak melihatmu tersenyum…
tiada hari tuk tak melihat tawamu…
bahkan, tiada hari untukmu menghentikan
keduanya…
tapi kini…
di mana senyummu?
di mana tawamu?
di mana?
yang ku lihat kini…
hanyalah senyummu yang kau buat…
hanyalah tawamu yang kau paksa…
apa yang terjadi, kawan?
mengapa senyummu telah hilang?
yang tergantikan dengan wajah murungmu…
mengapa tawamu telah hilang?
tergantikan oleh sedihmu…
kenapa sobat?
kenapa kau buat senyummu disaat kau sedih?
kenapa kau paksakan tawamu saat kau tengah sakit?
tak maukah engkau berbagi kisah denganku?
tersenyumlah, teman..
tertawalah..
lupakan kesedihanmu saat ini…
janganlah engkau buat senyummu di tengah kesedihanmu…
janganlah engkau paksakan tawamu di tengah sakitmu…
jangan, kawan…
kembalilah seperti dulu, teman…
tersenyum dan tertawa dengan tulus…
tak ingin kau kulihat kembali bersedih…
tak ingin kau kulihat kembali menangis…
kuingin engkau tetap ceria.. untuk selamanya…


dikutip dari : cellz571.wordpress.com

Minggu, Desember 04, 2011

Apa dia tau??
Disini ada seseorang yg slalu menangis di
sudut ruang..
Menangis karena perasaannya..
Disini ada seseorang yg berharap kamu
adalah takdir hatiku..
Apa dia tau??
Seseorang ini slalu ingin di dekatmu..
Meski hanya sebagai teman..
Apa dia tau??
Walaupun hanya sekali saja, Aku ingin
bertemu denganmu..
Agar kamu tau perasaanku..
Apa dia tau??
Disini ada seseorang yg slalu mendoakanmu...

Dia??pilihan hatiku???

Ya Allah.. Benarkah dia pilihan hatiku? Apa benar dia yg Engkau pilihkan untukku? Setiap saat
dlm kesendirianku, terbayang selalu wajahnya.
Aku ingin menghempasnya & melupakan semua tentang dia. Bukan karena aku tidak mencintainya tapi aku takut semakin aku memikirkan dia, aku semakin ingin bersamanya & memilikinya. Padahal aku tahu itu hal yg sulit. Hal yg aku tak yakin dapat terjadi dalam hidupku ini.
Walaupun cuma sebentar, aku ingin sekali merasakan kebersamaan dengannya. Seperti
yg selama ini aku mimpikan di setiap tidurku.
Aku tak tahu mimpi itu kiriman setan ataukah anugerah terindah dariMu agar aku bisa merasakan sedikit bahagia. Yang pasti, aku ingin dia tahu tentang perasaanku. Tapi bagaimana bisa aku melakukan itu?
Aku tak punya sesuatu yang pantas untuk dibanggakan olehnya. Akupun tak yakin apa aku ini berhak atas cintanya. Aku hanyalah angin.
Yang mungkin ditunggu saat dia butuh dan saat dia puas akan kehadiranku, dia akan pergi meninggalkanku dan mencari tempat tuk
melupakan hembusan anginku.
Semakin hari aku semakin suka, semakin cinta
(maybe) dan semakin ingin bersamanya. Tapi waktu itu, semakin hari semakin habis.. Waktu yg kubutuhkan untuk sekedar melihat senyum
manisnya. Waktu yang kubutuhkan tuk
mendengar suaranya.
Waktu itu semakin hari semakin habis. Apa yang harus aku lakukan? Seandainya aku bisa membaca hatinya..
Aku ingin bersamanya Ya Allah.. Tapi aku tahu, jika
memang dia bukan tertakdir kumiliki, aku takkan memaksa.
Cinta itu, semakin lama semakin dalam. Semakin pahit karena tak sanggup meraihnya. Aku ingin
menangis di bawah lautan bintang malam ini. Tapi untuk apa aku menangis? Untuk semua perasaan yang tak terungkapkan? Atau untuk kesia-siaan yang selama ini aku perjuangkan walaupun aku tahu tak ada yang sia-sia di bumi ini?

Itu Saja..

Aku hanya meminta sama Allah...
sampai kapanpun aku bisa "menemani mu"
di saat kamu terjatuh,
di saat kamu terpuruk,
di saat kamu membutuhkan seseorang,
di kala kamu kehilangan orang lain, aku hanya ingin itu, itu saja.


Kamu tahu kenapa aku meminta seperti itu?
karna aku hanya ingin melihatmu,
tersenyum & tertawa bahagia, itu saja.
Walau tawamu bukan karenaku, walau senyummu bukan untukku,

walau kebahagiaanmu bukan bersamaku, aku tidak masalah, aku (mencoba) ikhlas, rela jika kamu
bahagia bersama lelaki lain, lelaki yg kamu inginkan, lelaki yg tak ingin
pernah kamu lepaskan sedikitpun dari genggamanmu,
walaupun hati ku menangis...

Ada Apa Dengan Cinta ?

Sore itu wajahmu nampak pucat, matamu bersinar redup. Sekilas matamu tak mampu menyembunyikan kesedihan yg kau alami. Sore itu pula kulihat kelelahan menggelayut di wajahmu, kelelahan karena menanggung sesuatu yang tak dapat kau ungkapkan kepadaku.
Diriku pun bertanya tanya, ada misteri apa dalam dirimu, sesuatu yang kau sembunyikan rapat rapat dariku. Apa yang telah terjadi padamu???
Pertanyaan itu terus menghantui diriku. Seseorang yg kukagumi, kusayangi sedang bersedih, aku merasakan hal itu!
Kemana keceriaan yang selalu menghiasi wajahmu, kemanjaan yg sering kau tunjukkan di depan teman kerjamu ??? Kemana..kemana...kemana..

Magali, 02/12/11

Jumat, Desember 02, 2011

Dalam Diam Ku Cinta

Aku mencintaimu dalam diam...
dari kejauhan...,
dengan kesederhanaan dan keikhlasan.

Karena tiada yang tahu rencana Tuhan…
Mungkin saja rasa ini ujian yang akan melapuk
atau membeku dengan perlahan,

karena hati ini begitu mudah untuk dibolak-balikan…
Ku serahkan rasa yang tiada sanggup dijadikan halal itu pada Yang Memberi dan Memilikinya

Biarkan...
Sang Penguasa Hati yang mengatur semuanya hingga keindahan itu datang pada waktunya
Aku Percaya...

Maaf (semestinya)

Mulai saat ini..
kamu tak perlu cemas dg perasaanku, 
aku tlah terbiasa seperti ini, 
kamu tak boleh terlibat dlm perasaan keruhku.
Ini hanya skenario perasaanku,
skenario yg melibatkanmu 
tanpa meminta persetujuanmu, 

MAAFKAN AKU, 
sungguh aku minta maaf. 
Jika bisa memilih, rasanya ingin kembali ke masa lalu & kita tak harus saling mengenal. 
Itu lebih baik buatku, ketimbang aku terus
menerus mengusik kenyamanan hidupmu. 

Ah,,
tapi Sang Pemilik Cinta memilih menghadirkanmu
di hatiku, sayang aku tak cukup kuat memendam perasaanku.
Terima kasih Cinta
I Love U from my deepest heart...

Sumber: rianaadzkya.wordpress.com

Semoga

Doa tulusku untukmu,
kelak semoga lelaki yg kau pilih itu
mencintaimu dg penuh kehormatan & harga diri,
lelaki baik-baik, yg indah akhlaknya, yg alim tuturnya,
yg bila tak ada kau akan mencarinya,
yg jika jauh kau akan merindunya,
yg jika kau menangis ia akan menghapus air matamu.
Dia lelaki yg menghargaimu dg mencintai Tuhannya lebih dari dirimu,
yg jika kau pandang akan menenangkan jiwamu.
Dialah yg menyejukkan hatimu.
Bagiku, kebahagianmu adalah segalanya...

Ku Tak Bisa..

Mencintai seseorang
yang mungkin tak mengharapkan
kita tentu saja sangat menyakitkan.
Tapi berpura-pura tak cinta kurasakan hampir-hampir membunuhku.. !
Aku, aku benar-benar tak bisa !

Maaf...

Aku tak tahu bagaimana membahasakan perasaan rinduku pagi ini.
Aku tak menyadari itu sebuah kebodohan, jika mungkin setiap hari aku akan menumpahkan rindu itu, tapi apa dayaku rinduku hanya menepuk angin. Dan aku tahu akan ada jutaan luka yg mengiringi setelah
kutumpah ruahkan rinduku. Karena tiba-tiba akan menjadi kosong karena sebuah 'pengabaian'.
Maafkan aku yg hanya bisa mengusik harimu, membuatmu tak nyaman dengan semua 'tingkah polah'
yang kutujukan untukmu. Mungkin ku cuma tak bisa memahami bagaimana cara menunjukkan maksudku. Maafkan aku, aku tak bisa menyimpannya sendiri. aku tak bisa!

Kamis, Desember 01, 2011

Jika Aku...Padamu...

♥♥♥
Yaa Allah…
Saat aku menyukai seseorang…
Ingatkanlah aku bahwa akan ada sebuah akhir…
Sehingga aku tetap bersama Yang Tak Pernah Berakhir
♥♥♥
Yaa Allah…
Ketika aku merindukan seseorang…
Rindukanlah aku pada sosok yang rindu Cinta
Sejati-Mu
Agar kerinduanku terhadap-Mu semakin menjadi
♥♥♥
Yaa Allah…
Jika aku mencintai seseorang..
Cintakanlah aku dengan orang yang mencintai-Mu
Agar bertambah kuat cintaku pada-Mu
♥♥♥
Yaa Allah…
Ketika aku sedang jatuh cinta…
Jagalah cinta itu..
Agar tidak melebihi cintaku pada-Mu
♥♥♥
Yaa Allah…
Ketika aku harus berucap "I Love You…. Ana Uhibbuka…. Saya cinta padamu…"
Biarlah kukatakan pada yang hatinya tertaut padaMu agar aku tak jatuh dalam cinta yang bukan
karena-Mu
♥♥♥
Mencintai seseorang bukanlah apa-apa…
Dicintai seseorang adalah sesuatu…
Dicintai seseorang yang kau cintai sangatlah berarti…
tetapi…
Dicintai oleh Sang Pemilik Cinta adalah
SEGALANYA…
♥♥♥

Goresan Kata Untukmu

Saat cinta mengajarkan aku tuk selalu ikhlas mendoakanmu,
diantara waktu-waktu disaat aku bersujud kepada Sang Pemilik cinta..
Saat aku mencarimu diantara lembaran puisi-puisi ini,
akupun luruh saat menemukanmu..

Dan aku tak pernah mengerti
mengapa aku demikian gemetar
saat tatapan matamu menghujam diantara kedua bola mata ini..
langsung.. dan menusuk tepat di hatiku..

Selalu ada perasaan tak menentu menyadari akan kehadiranmu..
dan kembali mata ini hanya mampu menatapmu..
diam.. bisu dan terseret kedalam pusaran asa
yang akan selalu ada dalam pikiranku..
dan aku seringkali menemukan dirimu
yang utuh saat ku terdiam membisu dan menemukanmu begitu utuh dalam pikiranku...
Seperti saat hujan sore itu yg kembali
mengingatkanku pada kenangan-kenangan akan
coretan-coretan kata yang kutuliskan untukmu..

Rabu, November 30, 2011

Karena Ku Tak Ingin Melihatmu Bersedih

Hari ini…
kulihat kamu yg tengah murung, bersedih.
Seakan membuatku bertanya dlm hati akan suatu senyum,
Senyum yg terpancar dari dalam hati yg melukiskan suatu keindahan.

Ingin ku mengerti lebih dlm untuk mengetahui akan apa yg membuatmu bersedih.
Ingin rasanya dapat kurasakan kegundahan hatimu meski hanya sedikit.
Dan betapa ingin ku berada disampingmu
meski hanya untuk sekedar bertanya akan kondisi dirimu saat saat ini.
Namun saat ini…
ku masih disini & menatapmu disana,
Bukan karena keinginanku…
tapi itu KEINGINANMU...

sumber: budianto88.wordpress.com

Selasa, November 29, 2011

Belajar Tulus

Aku tak pernah berharap
agar engkau memilihku.
Yang aku harapkan adalah
aku bisa terus melihatmu tersenyum bahagia,
meski dari "kejauhan", meski tak tersentuh.
Mengenalmu,
mengagumimu,
menyayangimu,
mencintaimu,
itu sudah cukup buatku....

Senin, November 28, 2011

Surat Untuk Cintaku

Sebenarnya surat ini ingin kukirimkan kepadamu wahai engkau yang mampu melumpuhkan hatiku. Surat ini ingin kuselipkan dalam satu kehidupanmu, namun aku hanya lelaki yang tak memiliki keberanian dalam mengungkapkan semua percikan-percikan rasa yang terjadi dalam hatiku. Aku hanya dia yang engkau anggap tidak lebih, aku hanya merasa seperti itu.

Assalamu’alaikum wahai engkau yang melumpuhkan hatiku
Tak terasa satu tahun aku memendam rasa itu, rasa yang ingin segera kuselesaikan tanpa harus mengorbankan perasaan aku atau dirimu. Seperti yang engkau tahu, aku selalu berusaha menjauh darimu, aku selalu berusaha tidak acuh padamu. Saat di depanmu, aku ingin tetap berlaku dengan normal walau perlu usaha untuk mencapainya. Takukah engkau wahai yang mampu melumpuhkan hatiku? Entah mengapa aku dengan mudah berkata “cinta” kepada mereka yang tak kucintai namun kepadamu, lisan ini seolah terkunci. Dan aku merasa beruntung untuk tidak pernah berkata bahwa aku mencintaimu, walau aku teramat sakit saat mengetahui bahwa aku bukanlah mereka yang engkau cintai walaupun itu hanya sebagian dari prasangkaku. Jika boleh aku beralasan, mungkin aku cuma takut engkau akan menjadi “illah” bagiku, karena itu aku mencoba untuk mengurung rasa itu jauh ke dalam, mendorong lagi, dan lagi hingga yang terjadi adalah tolakan-tolakan dan lonjakan yang membuatku semakin tidak mengerti. Sakit hatiku memang saat prasangkaku berbicara bahwa engkau mencintai dia dan tak ada aku dalam kamus cintamu, sakit memang, sakit terasa dan begitu amat perih. Namun 1000 kali rasa itu lebih baik saat aku mengerti bahwa senyummu adalah sesuatu yang berarti bagiku. Ketentramanmu adalah buah cinta yang amat teramat mendekap hatiku, dan aku mengerti bahwa aku harus mengalah.
Wahai engkau yang melumpuhkan hatiku, andai aku boleh berdoa kepada Tuhan, mungkin aku ingin meminta agar Dia membalikkan sang waktu agar aku mampu mengedit saat-saat pertemuan itu hingga tak ada tatapan pertama itu yang membuat hati ini terus mengingatmu. Jarang aku memandang wanita, namun satu pandangan saja mampu meluluhkan bahkan melumpuhkan hati ini. Andai aku buta, tentu itu lebih baik daripada harus kembali lumpuh seperti ini. Banyak lembaran buku yang telah kutelusuri, banyak teman yang telah kumintai pendapat. Sebahagian mendorongku untuk mengakhiri segala prasangku tentangmu tentang dia karena sebahagian prasangka adalah suatu kesalahan,mereka memintaku untuk membuka tabir lisan ini juga untuk menutup semua rasa prasangmu terhadapku. Namun di titik yang lain ada dorongan yang begitu kuat untuk tetap menahan rasa yang terlalu awal yang telah tertancap dihati ini dan membukanya saat waktu yang indah yang telah ditentukan itu (andai itu bukan suatu mimpi).

Wahai engkau yang telah melumpuhkan hatiku, mungkin saat ini hatiku milikmu, namun tak akan kuberikan setitik pun saat-saat ini karena aku telah bertekad dalam diriku bahwa saat-saat indahku hanya akan kuberikan kepada BIDADARI-ku. Wahai engkau yang telah melumpuhkan hatiku, tolong bantu aku untuk meraih bidadari-ku bila dia bukanmu. Wahai engkau yang telah melumpuhkan hatiku, tahukah kamu betapa saat-saat inilah yang paling kutakutkan dalam diriku, jika saja Dia tidak menganugerahi aku dengan setitik rasa malu, tentu aku telah meminangmu bukan sebagai istriku namun sebagai kekasihku. Andai rasa malu itu tidak pernah ada, tentu aku tidak berusaha menjauhimu. Kadang aku bingung, apakah penjauhan ini merupakan jalan yang terbaik..??? Hanya Allah SWT yang tahu.... 


sumber inspirasi: http://baiquni.net/surat-untuk-cintaku.html

Sabtu, November 26, 2011

Dengan Bangga

Kalau aku hanya bisa menjadi temanmu
Kalau hanya itu tempat untukku dihatimu
Kan kuterima itu dengan bangga
Kubuktikan diriku yang terbaik untuk
menjalaninya
Kan kuberikan kepadamu bahuku untuk tempat
mengadu
Kan kutunjukkan betapa pedulinya aku padamu
Aku kan selalu siap saat kau membutuhkanku
Aku akan selalu berada didekatmu
Kalau aku hanya bisa menjadi temanmu
Yang mendengar saat kau menangis
Kan kuterima itu dengan bangga
Kan kujalani dengan suka cita
Cintaku padamu lebih dalam
Daripada yang akan pernah kau sadari
Tanpa mengharapkan kau mencintaiku
Untuk itu mesti ku biarkan kau berlalu
Kau perlu waktu untuk menemukan tujuanmu
Kau perlu waktu untuk merenungkan pikiranmu
Tapi, saat perjalananmu berakhir
Dan jalur yang kau tempuh selesai sudah
Ingatlah aku sahabat baikmu
Yang mencintaimu sejak awal mula
(Dekres HS – Rembang)